Senin, 08 November 2010
BERDEBAT SECARA BIJAK
Upayakan untuk selalu mengkoreksi setiap argumen lawan atau partner debat/diskusi yang dianggap lemah, tidak relevan, tidak jelas (kabur/samar-samar), tidak logis, dan tidak masuk akal. Kemudian, berilah argumen yang lebih baik; relevan, jelas, logis, dan masuk akal. Senantiasalah awasi emosi sekaligus argumen sendiri. Dalam berdebat atau berdiskusi hendaklah tidak mencari-cari kelemahan lawan atau partner debat/diskusi untuk menunjukkan kehebatan diri melainkan bersama-sama mencari kesimpulan dan/atau solusi yang relevan, jelas, logis, dan masuk akal.
Hal yang juga selalu perlu diperhatikan dan diingat bahwa tujuan/sasaran debat atau diskusi bukanlah mencari pemenang atau siapa yang lebih kuat atau hebat melainkan bersama-sama mencari kebenaran yang didasarkan pada logika dan akal sehat manusia. Jadikanlah "lawan" debat atau diskusi sebagai rekan atau partner dalam upaya bersama menemukan kebenaran dan solusi yang relevan serta cermat. Partner debat/diskusi bukanlah lawan yang harus ditaklukkan, tetapi pasangan dalam bertukar dan berolah pikiran. Jadikanlah debat atau diskusi sebagai ajang mengasah dan mempertajam kemampuan menggunakan logika dan akal sehat yang dilandasi oleh semangat kritis yang dilakukan tanpa kenal lelah.
Have A Nice Day
RF
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar